Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • اردو
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • اردو
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya
 

Lagu, Komposisi, Puisi, dan Pertunjukan dari Maha Guru Ching Hai (vegan), Bagian 41 dari Banyak Seri

Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut

Orang-orang bilang aku sedang menyihirmu. Ya, ya, ya! Itu benar. Aku ingin memikat Pangeran agar kembali ke Kerajaan Allah,

Pada suatu malam yang sunyi di bawah matahari terbenam, di sana-sini terdengar melodi yang merdu. Jiwa seseorang mengikuti setiap nada musik, melayang bersama setiap tetesan suara sedemikian rupa sehingga bahkan matahari pun tergerak untuk meneteskan air mata dan bunga-bunga menangis. Hati seseorang tanpa henti rindukan kenangan akan orang yang dicintai, yang tangan berharganya pernah meluncur di atas tuts gading, mengumandangkan kata perpisahan.

Di suatu malam yang diterangi matahari, seekor kupu-kupu kuning berkeliaran. Dari rumahmu, piano bergema dengan sendu. Jiwa purba kembali menangis di tengah melodi. Sumber kesedihan itu, apakah kau masih mengingatnya? Begitu jelas kudengar ratapan senja itu, O, dari jari-jarimu yang kesepian terdengar melodi-melodi keemasan! Sayang sekali, tanpa sengaja kau memetik senar hatiku, kenangan indah masa lalu kembali malam ini. Dahulu ada seorang pengembara malam, dalam gema piano, siluetmu tetap abadi. Oh, mata yang penuh kekaguman, alis yang diam, dan bulu mata yang panjang, rambut seorang gadis cantik, sedih seperti aliran sungai. Tangan seputih salju meluncur di atas tuts gading, dan hati yang berduka meleleh bersama tetesan air mata. Tidakkah kau akan mengakhiri melodi indah itu, sayang? Agar perpisahan kita terasa lebih hangat. Jangan biarkan matamu berkaca-kaca karena kesedihan, agar hatiku berhenti merindukan tanah air. Malam ini, sinar matahari menyinari dinding yang sunyi. Angin sepoi-sepoi berhembus dari kepakan sayap kupu-kupu. Tak kau lihat kesepian deburan ombak, Di lubuk hatiku musik bergema Dari rumahmu, piano berdengung dengan sendu.

Nasib manusia berumur pendek dan ilusi, menjerumuskan umat manusia ke dalam siklus kelahiran dan kematian. Mana yang merupakan ilusi? Mana yang nyata? Hati bertanya pada dirinya sendiri berkali-kali.

Semalam aku bermimpi sedang melafalkan sutra. Setelah tersadar, aku tiba-tiba menyadari bahwa aku adalah bulan! Semua butiran pasir di Sungai Gangga setara dengan reinkarnasi selama berabad-abad! Mengembara, terbebani karma, menyedihkan... Burung bernyanyi, dan fajar telah tiba. Waktu menyembunyikan semua harapan kita. Dengan naifnya kita telah tertidur lelap sejak zaman dahulu kala.

Malam yang indah dipenuhi mimpi, tetapi kini aku telah memasuki alam duniawi ini. Malam ini aku melafalkan Sutra Berlian. Kekosongan dan keberadaan yang ilusi, semuanya terbagi dengan semua makhluk. Dalam mimpi, aku melihat bunga yang berkilauan. Kini terbangun, aku tersenyum pada diriku sendiri. Membuka lenganku, merangkul dunia penderitaan. Tetapi hati mengenal ketakutan dari kehidupan yang tak terhitung jumlahnya! Di zaman dahulu kala Chuang Tzu kebingungan, di antara dirinya dan kupu-kupu, siapa yang sedang memperhatikan siapa? Kini saat musim semi tiba, jiwa yang berduka mengenakan pakaian yang pudar, seperti musim dingin yang telah berlalu... Mari kita berikan sekuntum mawar Sebagai hiasan di tengah sungai kehidupan ini Keharumannya dipenuhi dengan cinta universal Aku terpesona dengan kutipan dari kitab suci kuno.

Penyebaran Kebenaran adalah rakit yang membawa kita kembali ke Pantai Kebangkitan, seperti kendaraan yang bawa kita keluar dari rumah duniawi yang terbakar dalam api keserakahan, keinginan, amarah, dan ketidaksadaran. Setelah dengar keajaiban semacam itu, orang-orang di alam duniawi ini dapat berpikir bahwa itu hanyalah tipuan belaka, tetapi sumpah seorang Bodhisattva (Santo) adalah untuk selamatkan makhluk tanpa pandang ketidaktahuan yang disayangkan. Suatu hari nanti, hujan berkah akan turun merata kepada umat manusia, dan benih kasih sayang akan terserap dan tumbuh subur di seluruh planet ini.

Orang-orang bilang aku sedang menyihirmu. Ya, ya, ya! Itu benar. Aku ingin memikat Pangeran agar kembali ke Kerajaan Allah,

Untuk apa gunanya Memperpanjang keberadaanmu yang melelahkan di planet yang memalukan ini Sambil menyia-nyiakan jiwamu yang kebingungan. Kemarilah, kekasihku! Ke mari, izinkan aku genggam tanganmu

Ke negeri yang jauh, ke masa depan yang gemilang dan terpencil, di mana debu di tumitmu berkilauan keemasan dan tanah di bawah kakimu adalah kebahagiaan murni yang dipenuhi permata.

Begitu kau mengetahui keajaibannya, Kau akan "mati" karena bahagia. Dunia yang penuh getaran rendah ini Yang begitu kau puji dan nikmati Akan perlahan lenyap dari hatimu, Meleleh dalam keluasan Dan kekuatan yang memberdayakan Dari Kemegahan Cinta sejati.

Oh, jiwa-Ku tersayang, semua ini dan lebih banyak lagi kau berjanji! Aku berjanji kepadamu!...

Kerinduan akan cinta, meskipun hanya sesaat, dapat hidup selamanya. Meskipun bunga cinta hanya mekar sekali, keharumannya tetap melekat, mengingatkan pada masa-masa polos.

“Aku bersyukur kepada Tuhan karena dapat mencintaimu.” Dapat mencintaimu, kenangan yang akan selalu dikenang seumur hidup.”

Mari kita saling mencintai seperti saat pertama kali kita bertemu Mari kita saling menemukan agar cinta itu abadi... Mari kita saling mengingat, seperti saat cinta masih baru. Mari kita saling mencintai, karena usia kita tinggal sedikit!

Untuk bisa mencintaimu, aku bersyukur kepada Surga. Untuk bisa mencintaimu adalah kenangan seumur hidup Jika sepanjang hidup kita 'berkesempatan' mencintai seseorang, Hati kita akan rendah hati di alam cinta sejati dan melupakan kefanaan hidup!...

Aku mencintaimu hari ini, bahkan jika kita berpisah esok malam. Aku tawarkan hati yang abadi, aku menawarkan cintaku yang kekal Aku mencintaimu hari ini, bahkan jika kita berpisah esok malam Aku menawarkan hati yang abadi, aku menawarkan cintaku yang kekal.
Tonton Lebih Banyak
Semua bagian (41/44)
1
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2021-08-10
32174 Tampilan
2
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2021-12-07
20712 Tampilan
3
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2022-01-01
17895 Tampilan
4
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2022-06-03
16839 Tampilan
5
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2022-09-03
16549 Tampilan
6
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2022-10-13
16329 Tampilan
7
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2022-11-24
15700 Tampilan
8
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-01-11
14729 Tampilan
9
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-02-25
13547 Tampilan
10
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-04-20
13780 Tampilan
11
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-06-29
14072 Tampilan
12
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-08-26
12873 Tampilan
13
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-09-28
12941 Tampilan
14
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-11-03
13488 Tampilan
15
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-12-09
12466 Tampilan
16
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-01-13
12366 Tampilan
17
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-02-16
12033 Tampilan
18
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-03-23
12210 Tampilan
19
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-04-27
12095 Tampilan
20
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-05-31
12674 Tampilan
21
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-07-06
11684 Tampilan
22
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-08-10
10663 Tampilan
23
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-09-14
10479 Tampilan
24
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-10-18
25267 Tampilan
25
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-11-22
10039 Tampilan
26
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-12-28
9735 Tampilan
27
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-01-31
9546 Tampilan
28
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-03-08
8886 Tampilan
29
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-04-12
8721 Tampilan
30
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-05-17
8775 Tampilan
31
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-06-20
8395 Tampilan
32
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-07-26
8891 Tampilan
33
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-08-30
8190 Tampilan
34
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-10-04
7671 Tampilan
35
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-11-08
7707 Tampilan
36
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-12-13
7787 Tampilan
37
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2026-01-15
6862 Tampilan
38
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2026-02-21
6597 Tampilan
39
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2026-03-28
6054 Tampilan
40
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2026-05-02
5725 Tampilan
41
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2026-06-06
5095 Tampilan
42
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2026-07-09
4725 Tampilan
43
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2026-08-15
3587 Tampilan
44
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2026-09-19
1449 Tampilan
Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
Hiburan yang Mencerahkan
2026-09-21
1156 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-09-21
1583 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-09-20
8647 Tampilan
34:29
Berita Patut Disimak
2026-09-20
879 Tampilan
Serial Multi-Bagian Prediksi Kuno tentang Planet Kita
2026-09-20
1847 Tampilan
Veganisme: Cara Hidup Mulia
2026-09-20
861 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-09-20
2026 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh