Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • اردو
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • اردو
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya
 

Lagu, Komposisi, Puisi, dan Pertunjukan oleh Maha Guru Ching Hai (vegan), Bagian 37 dari Seri Multi-bagian

Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Dalam diri kita masing-masing, kerinduan akan kebaikan sering terhalang oleh karma buruk. Keinginan untuk memperbaiki diri sering dikalahkan oleh badai nafsu. Dan semakin seseorang berjuang, semakin ia terjerat. Romansa dan hutang karma hidup sehari-hari membebani; semua mengepung dan mengikat hidup, seolah-olah tidak mungkin terbebas dari penjara duniawi.

Oh Buddha di atas podium yang bersinar tinggi, saya begitu tersesat, tersandung di jalan gelap! Saya ingin menjadi saleh, tetapi sepertinya di luar jangkauan, Ingin menjadi berbudi, namun selalu terjerat dalam kesalahan dan kekeliruan.

Sering kali saya berkata untuk bertobat, Namun ikatan yang mengikat memanggilku menuju reinkarnasi. Pakaian duniawiku yang robek diterpa angin dan petir, Betapa saya merindukan memegang ujung jubah suci Buddha!

Sekali lagi, saya terombang-ambing tanpa arah di lautan kehidupan, Bingung, tak tahu arah... Di malam hari masih bermimpi tentang kemuliaan dan prestasi, Hanya untuk terbangun dan menghadapi frustrasi di siang hari!

Mimpi buruk bagaikan tirai tebal yang menghalangi kebijaksanaanku, Dan bencana-bencana mengguncang keyakinanku. Lemah, saya mengukur setiap langkah yang goyah, Bergantung pada cahaya ajaran Buddha untuk menuntun melalui lorong kebodohan.

Sering kali saya ingin memotong semua ikatan, Tapi hatiku masih terikat pada ikatan karma lama. Hasrat menenun jaringnya, masalah sehari-hari mengikat tubuhku! Semakin keras perjuangan, semakin dalam ikatan...

Oh Buddha di podium ajaib, saya begitu tersesat di dunia penderitaan yang tak terhitung. Saya ingin menjadi mulia, tapi mengapa saya begitu hina? Saya rindu terbebas, namun masih tenggelam...

Setiap hari yang berlalu makin suram, Melihat Buddha seolah awan yang jauh di langit!

Waktu terindah dalam hidup seseorang adalah masa sekolah. Seperti bulan yang baru terbit, bunga yang baru mekar, jiwa yang murni dan penuh impian:

Dihiasi senyum yang murah hati, Dia melompat dengan kaki ringan seperti burung di dasar sungai yang kering. Itulah kekasihku di jalan pagi ini. Angin semilir ada di jiwanya, bulan ada di bibirnya. Di usia lima belas, rambut sutranya menari saat dia berada di kota. Dia membawa kegembiraan alam liar ke kota. Dengan sepeda biru dia melukis siluet perahu pesta.

Memberikan bunga taman dan ketenangan di mata burung. Melalui gema langkah kakinya, ia mengirimkan melodi. Di lengan mudanya, awan biru terpeluk. Mengalir ke dalam jiwaku yang gersang, suara cinta keyakinan. Laut ada di tangannya, dan begitu pula gelombang, Sehingga saya menjadi pulau, dikelilingi dari segala sisi. Dan matanya, seperti pasang surut yang naik, semakin romantis. Seperti belalang dengan sayap terluka di fajar, saya memandangnya dan menyerap setiap tetes embun malam. Tiba-tiba, saya merasakan denyut bumi di bawah kakiku. Dan tiba-tiba, saya ingat sepasang sayap putih di dalam jiwaku... Dihiasi senyuman yang ramah, dia melompat dengan kaki ringan seperti burung di dasar sungai yang kering. Itulah kekasihku di jalan pagi ini. Angin semilir ada di jiwanya, bulan ada di bibirnya.

Sepanjang masa, perasaan cinta dan rindu telah menggetarkan hati kita, namun menemukan cinta sejati adalah sering kali hal yang berbeda. Keluarga dan teman-teman kita, seberapa pun mereka dicintai dan penting, tidak dapat menggantikan cinta sejati dalam hidup kita.

Kepada Ratu Hati, yang adalah Kartu As Rasa Sedih. Dia ada di sini hari ini. Dia pergi besok. Pemuda ada banyak, tapi kekasih sedikit. Jika cintaku meninggalkanku, apa yang harus kulakukan?

Saya mencintai ayahku. Saya mencintai ibuku, Saya mencintai saudara-saudaraku. Saya mencintai saudari-saudariku. Saya mencintai teman-temanku dan kerabatku juga. Tetapi saya meninggalkan mereka semua, untuk pergi bersama Mu.

Jika ada harta di gunung-gunung sana, di mana emas dan perak dapat dihitung, saya tidak dapat menghitungnya karena pikiranku tertuju padamu, hatiku begitu penuh sehingga tak bisa melihat.

Hidup penuh dengan kesedihan dalam segala kenyataannya. Hanya bisa bermimpi untuk menenangkan hati yang telah melewati langit yang bergejolak dan kenangan yang kabur. “Malam kemarin, saya bermimpi Meninggalkan debu kehidupan. Berjalan ringan menuju surga, Bebas dari segala beban”

Dari kedalaman ilusi, seseorang terbebas dari ikatan kehidupan untuk kembali pada kelembutan awan dan angin yang bebas.

Malam kemarin, saya bermimpi Tentang kenyamanan selimut dan bantal, Saat aroma kayu cendana terembus di udara. Waktu yang penuh kasih Saat kita masih bersama, Saat cinta kita masih abadi, Saat cinta kita masih abadi.

Malam kemarin, saya bermimpi Meninggalkan debu kehidupan, Berjalan ringan menuju surga, Bebas dari segala beban. Di bukit yang harum -- Kesedihan dan derita tak lagi ada!

Malam ini, saya pulang, Hujan gunung mengalir tanpa henti, Roda bergulir di jalan yang sepi. Awan menggantung dengan sedih Mengundang mimpi, Visi yang indah Untuk melupakan dunia manusia yang ilusi.

Sayangku! Kasihku! Sungai mengalir tanpa henti Mencari pelabuhan yang dicintai dari masa lalu, Di mana hari-hari panjang akan menyenangkan, Nasib manusia yang puas, Dan semua keluhan terhenti

Malam kemarin, saya bermimpi menjadi angsa, Terbang di atas gunung-gunung, Menyerap salju, Mandi di pelangi. Merasa bebas lagi.
Tonton Lebih Banyak
Semua bagian (37/42)
1
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2021-08-10
30845 Tampilan
2
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2021-12-07
19814 Tampilan
3
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2022-01-01
17066 Tampilan
4
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2022-06-03
16085 Tampilan
5
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2022-09-03
15734 Tampilan
6
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2022-10-13
15482 Tampilan
7
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2022-11-24
14839 Tampilan
8
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-01-11
13942 Tampilan
9
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-02-25
12788 Tampilan
10
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-04-20
12942 Tampilan
11
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-06-29
13237 Tampilan
12
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-08-26
12124 Tampilan
13
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-09-28
12061 Tampilan
14
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-11-03
12650 Tampilan
15
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-12-09
11641 Tampilan
16
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-01-13
11500 Tampilan
17
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-02-16
11213 Tampilan
18
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-03-23
11373 Tampilan
19
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-04-27
11271 Tampilan
20
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-05-31
11762 Tampilan
21
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-07-06
10857 Tampilan
22
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-08-10
9901 Tampilan
23
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-09-14
9639 Tampilan
24
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-10-18
23026 Tampilan
25
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-11-22
9170 Tampilan
26
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-12-28
8849 Tampilan
27
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-01-31
8576 Tampilan
28
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-03-08
8031 Tampilan
29
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-04-12
7816 Tampilan
30
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-05-17
7765 Tampilan
31
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-06-20
7467 Tampilan
32
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-07-26
7868 Tampilan
33
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-08-30
7127 Tampilan
34
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-10-04
6589 Tampilan
35
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-11-08
6660 Tampilan
36
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-12-13
6743 Tampilan
37
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2026-01-15
5759 Tampilan
38
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2026-02-21
5494 Tampilan
39
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2026-03-28
4919 Tampilan
40
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2026-05-02
4432 Tampilan
41
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2026-06-06
3723 Tampilan
42
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2026-07-09
3048 Tampilan
Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
34:24
Berita Patut Disimak
2026-08-03
822 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-08-03
1983 Tampilan
34:14
Berita Patut Disimak
2026-08-02
987 Tampilan
Serial Multi-Bagian Prediksi Kuno tentang Planet Kita
2026-08-02
1874 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2026-08-02
1141 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh