Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya
 

Planet Kita yang Rapuh: Peringatan di Tahun 2023, Bagian 4 dari 4

Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Sejak pencatatan satelit dimulai pada tahun 1979, es Arktik di musim panas telah berkurang drastis dari luasnya yang lebih dari 7 juta kilometer persegi menjadi hanya lebih dari dari 4 juta kilometer persegi pada tahun 2022. Proyeksi menunjukkan bahwa sebagian besar es di bulan September akan hilang dalam beberapa dekade mendatang.
Tonton Lebih Banyak
Semua bagian (4/4)
1
Planet Bumi: Rumah Tercinta Kita
2023-11-17
6424 Tampilan
2
Planet Bumi: Rumah Tercinta Kita
2023-11-24
5108 Tampilan
3
Planet Bumi: Rumah Tercinta Kita
2023-11-27
5414 Tampilan
4
Planet Bumi: Rumah Tercinta Kita
2023-11-30
5322 Tampilan
Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
Berita Patut Disimak
2026-10-29
10415 Tampilan
32:38
Berita Patut Disimak
2026-10-29
1146 Tampilan
Kata-kata Bijak
2026-10-29
1876 Tampilan
Acara
2026-10-29
1276 Tampilan
32:42
Berita Patut Disimak
2026-10-28
1540 Tampilan
Kata-kata Bijak
2026-10-28
2169 Tampilan
Hidup Sehat
2026-10-28
1772 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh